Pariwara

Followers

Botol Selai

Posted by Yonatan Adi on 9:49 PM

Cerita ini memang tidak ada hubungannya dengan seni beladiri, tapi cerita ini sangat menginspirasi saya, dan saya harap Anda pun akan terinspirasi setelah membaca cerita ini.

Begini ceritanya:

Di dalam sebuah kelas di suatu universitas terkemuka, seorang profesor di bidang filsafat sedang bersiap-siap memberikan kuliahnya. Para mahasiswa di dalam kelas tersebut juga terlihat sangat antusias dan tidak sabar menunggu kuliah dimulai.

Tanpa berkata-kata, sang profesor mengeluarkan sebuah botol besar dari dalam tasnya. Sang profesor kemudian mengisi botol tersebut--yang ternyata adalah sebuah botol besar bekas wadah selai--dengan beberapa bola golf sampai botol tersebut tidak mampu lagi menampung bola-bola golf tersebut. Sang profesor kemudian bertanya kepada murid-muridnya: "Menurut kalian apakah botol ini sudah penuh?". "Ya", para mahasiswa yang hadir di kelas tersebut serempak menjawab.

"Bagus", sahut sang profesor yang kemudian mengambil sebuah kotak yang berisi banyak sekali kelereng kecil dan menuangkan kelereng-kelereng itu ke dalam botol berisi bola golf tersebut. Beliau kemudian menggoyang-goyangkan botol yang dimaksud sehingga kelereng-kelereng itu bergulir mengisi celah-celah di antara bola-bola golf. Beliau lalu bertanya apakah botol tersebut sudah penuh dan dijawab dengan kompak oleh murid-muridnya dengan jawaban ya.

Sang profesor kemudian mengeluarkan kotak kecil yang penuh berisi pasir serta menuangkan pasir tersebut kedalam botol selai itu. Tentu saja butiran-butiran pasir tersebut otomatis mengisi sisa-sisa ruang di dalam botol yang masih kosong. Beliau sekali lagi bertanya apakah botol tersebut telah penuh yang sekali lagi diamini oleh murid-muridnya. 

Sang profesor kemudian mengambil secangkir kopi dan menuangkan seluruh isinya ke dalam botol yang sama, mengisi celah-celah di antara butiran pasir.
Gambar dari pixabay.com
"Sekarang coba Anda bayangkan", kata sang profesor, "Bayangkan bahwa botol ini adalah hidup Anda.

Bola golf adalah sesuatu yang paling penting dalam hidup Anda--keluarga Anda, anak-anak Anda, kesehatan, dan juga passion. Sesuatu yang membuat hidup Anda terasa 'penuh', seperti halnya yang Anda katakan saat botol ini hanya berisi bola golf saja. Dan apabila salah satu bola tersebut hilang, botol ini menjadi tidak penuh lagi.

Sama seperti kehidupan.

Kelereng, seperti halnya bola golf, juga adalah sesuatu yang penting, akan tetapi Anda masih bisa hidup tanpanya. Benda-benda seperti pakaian Anda yang mahal, perhiasan, HDMI TV, dan mobil mewah. Benda yang tentu saja kita inginkan tetapi yang tidak benar-benar kita butuhkan. Sedangkan pasir adalah perihal kecil dan 'sepele' yang lainnya".

"Jadi pesan apa yang ingin saya sampaikan?", tanya sang profesor.

Seluruh kelas terdiam...

"Apabila Anda memasukkan pasir terlebih dulu..." lanjutnya, "... tidak akan ada tempat untuk kelereng dan bola golf. Benar begitu?" Para mahasiswanya mengangguk. 

"Sama dengan kehidupan.

Jika Anda menghabiskan waktu dan tenaga Anda untuk hal-hal kecil dan menuangkannya kedalam botol selai Anda, Anda tidak akan punya ruang untuk menaruh hal-hal yang benar-benar penting. Perhatikan hal-hal yang krusial untuk hidup Anda. Isilah botol selai Anda dengan bola golf---hal yang terpenting dan harus terpenuhi--baru kemudian masukkan kelereng disusul dengan pasir".

Salah seorang muridnya mengacungkan tangan dan bertanya dengan antusias, "Prof, kalau kopi melambangkan apa?"

Sang profesor tersenyum.

"Pertanyaan bagus", sahut beliau. "Sepenuh apapun hidup Anda, selalu ada ruang untuk secangkir kopi."


Nama Anda
New Johny WussUpdated: 9:49 PM

0 komentar:

Post a Comment

Copyscape

Protected by Copyscape
Powered by Blogger.

Paling Dilihat

CB