Pariwara

Followers

Pelajaran Hidup (dan Seni Beladiri) dari Godai Yusuke

Posted by Yonatan Adi on 2:33 PM

Salut buat Anda yang tahu siapa itu Godai Yusuke.

Bagi Anda yang tidak tahu, nggak usah baper. Wajar kalau Anda tidak tahu karena Godai Yusuke ini bukan salah seorang dari tujuh ahli beladiri modern paling berpengaruh, doski juga bukan seorang praktisi beladiri. Bahkan, Godai Yusuke bukanlah tokoh yang benar-benar ada.

Diperankan oleh aktor Jepang, Joe Odagiri, Godai Yusuke (selanjutnya saya sebut Yusuke saja) adalah salah satu karakter dalam serial Kamen Rider Kuuga.

Ya, Kamen Rider, serial yang katanya adalah tontonan anak kecil ini adalah salah satu seri dorama Jepang favorit saya.

Apa itu Kamen Rider? Anda yang lahir di tahun 80-an pastinya pernah menggilai serial Ksatria Baja Hitam dan Ksatria Baja Hitam RX yang pernah diputar di salah satu stasiun televisi pada pertengahan tahun '90-an silam. Nah, Ksatria Baja Hitam ini adalah salah satu dari sekian banyak seri Kamen Rider dengan judul asli Kamen Rider Black (dan Kamen Rider Black RX) [jangan tanya kenapa "kamen rider" diterjemahkan menjadi "ksatria baja"].

Di postingan ini, saya tidak akan membahas panjang lebar tentang serial dorama Kamen Rider ataupun serial Kamen Rider Kuuga, saya hanya akan membahas karakter Godai Yusuke, utamanya sifat-sifat Yusuke yang bisa kita jadikan bahan pelajaran.

Langsung saja disimak.

#1. Ingin menjadi kuat? Berlatihlah
Berbeda dengan Kamen Rider lain yang "langsung kuat" sejak awal, Kamen Rider Kuuga (dalam hal ini Godai Yusuke) pada awalnya digambarkan cukup lemah. Untuk mencapai form utama Kuuga yaitu Mighty form saja, Yusuke harus mengatasi keragu-raguan dan "ketakutan" di dalam hatinya. Begitu juga untuk menguasai form-form yang lain, Yusuke baru bisa melakukannya setelah melalui latihan fisik maupun mental yang cukup berat. Bahkan, untuk bisa mendapatkan rider kick (serangan ikken hissatsu khas kamen rider) yang sempurna, dirinya harus melatih lompatan dan tendangannya.

Untungnya, Yusuke tidak pernah sendirian dalam usahanya untuk menjadi lebih kuat, dia selalu mendapat dukungan serta bantuan dari orang-orang disekitarnya. Teman-temannya seperti Sakurako Sawatari, Kaoru Ichijo, Shuichi Tsubaki, dan Hikari Enokida, serta adik perempuannya, Minori Godai, adalah beberapa orang yang selalu mendukung dan membantu Yusuke.

Sama seperti Yusuke, walaupun sejak lahir kita sudah dikaruniai insting untuk mempertahankan diri, untuk bisa menggunakan insting tersebut dengan baik, kita harus mengasahnya terlebih dulu. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah melalui latihan seni beladiri. Dan yang saya maksud dengan latihan beladiri disini bukan hanya latihan teknik-teknik beladiri-nya saja, tetapi juga latihan mental dan spiritual. Dengan begitu, kita yang awalnya lemah bisa menjadi lebih kuat.

Akan tetapi, berbeda dengan Yusuke yang hanya butuh waktu relatif singkat untuk berlatih, kita butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa mendapatkan kekuatan sejati. Bahkan, kata seorang sensei saya, untuk bisa mendapatkan kekuatan tersebut, kita harus terus berlatih. Tidak ada yang namanya tamat belajar dalam seni beladiri.

Dan seperti halnya Yusuke yang membutuhkan bantuan dari orang-orang disekitarnya, untuk bisa berkembang dalam seni beladiri kita tidak bisa melakukannya seorang diri. Paling tidak kita butuh seorang guru (sensei = mentor, orang yang lebih dulu menjalani "jalan" beladiri), kita juga butuh rekan latihan, senpai (senior), dan kohai (junior). Ini sesuai dengan salah satu poin dalam Shorinji Kempo no tokucho yaitu kumite shutai.

#2. Selalu optimis
"Daijoubu" (tidak apa-apa; semua akan baik-baik saja), itulah ucapan khas dari seorang Godai Yusuke [biasanya dia mengucapkannya sambil tersenyum dan mengacungkan jempol tangan kanannya]. Dengan sifat optimisnya ini, Yusuke selalu berhasil mengatasi semua kesulitan yang dihadapinya sebagai Kuuga. Sifatnya inilah yang juga selalu berhasil menenangkan hati teman-temannya di saat mereka merasa kuatir, serta memberi mereka "kekuatan" dan semangat baru. Teman-temannya pun percaya penuh kepada Yusuke karena sifat optimisnya ini.

Godai Yusuke dengan gestur khas miliknya
Sayangnya, di jaman yang serba modern ini, kita justru lebih banyak merasa pesimis daripada optimis. Nggak percaya? Nih saya kasih contoh. Apa doa yang Anda ucapkan ketika Anda ingin berlatih di luar ruangan sementara mendung hitam sudah menggantung di langit? "Semoga tidak hujan"? Kenapa Anda tidak bisa lebih optimis dengan mengucapkan doa "Semoga cerah"?.

Bersiap untuk kemungkinan terburuk memang penting, tetapi kita jangan sampai kehilangan rasa optimis. Yakin dan selalu melakukan yang terbaik, itulah yang seharusnya kita lakukan.

Kalau sekarang Anda sedang menekuni suatu seni beladiri, selalu lakukan yang terbaik saat latihan, curahkan seluruh perhatian serta kemampuan Anda, dan yakinlah bahwa apa yang Anda lakukan akan "terbayar" pada waktunya [dan manfaat berlatih seni beladiri sangatlah banyak, tiga yang utama adalah untuk kesehatan, pengembangan diri, dan (tentu saja) untuk membela diri apabila diperlukan].

#3. Hiduplah untuk orang lain [bukan hanya untuk diri Anda sendiri]
Yusuke adalah 1 dari 1000 orang manusia yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri. Keinginan terbesar Yusuke adalah melihat semua orang tersenyum, dan dia akan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkannya walaupun harus mengorbankan dirinya sendiri. Henshin-nya menjadi Mighty form Kuuga pun adalah berkat keinginan kuatnya itu.

Ini sangat klop dengan seni beladiri. Dalam seni beladiri yang saya dalami, dalam salah satu baris janji dan ikrar kenshi-nya terdapat kata-kata: "Menghormati atasan, tidak meremehkan bawahan, saling mengasihi, dan saling menolong" dan juga "Akan mengamalkan Shorinji kempo bagi masyarakat banyak dan tidak hanya untuk kepentingan pribadi". Kita berlatih seni beladiri bukan hanya untuk kepentingan diri kita sendiri, kita melakukannya untuk orang lain juga. Fusatsu katsujin, tidak membunuh namun menguatkan.

#4. Selalu tersenyum
Tersenyum adalah satu dari 2000 skill yang dimiliki oleh Yusuke. Senyum tulusnya mampu membuat orang lain disekitarnya ikut tersenyum. Senyumannya-lah yang memberi kekuatan pada dirinya dan orang-orang disekitarnya untuk terus maju dan menghadapi segala kesulitan.

Tersenyum memang tidak akan menyelesaikan apapun, tetapi dengan tersenyum Anda akan mendapatkan semangat dan keyakinan untuk menghadapi apapun. Masalah kehidupan, problem rumah tangga, sensei/ senpai yang jutek ;D, semua akan bisa Anda atasi dengan senyuman (ditambah dengan usaha terbaik Anda tentu saja).

Seserius apapun latihan beladiri Anda, sempatkan diri untuk tersenyum [tapi jangan tersenyum terus selama kihon atau saat berlatih teknik beladiri lho ya, jangan bilang saya tidak mengingatkan Anda].

Anda sedang bete dan sedang tidak ingin tersenyum? Tariklah bibir Anda keatas seperti sedang tersenyum (walaupun Anda sedang tidak ingin tersenyum), hati Anda pasti akan ikut "tersenyum", dan hati yang tersenyum akan membuat Anda ingin tersenyum beneran. Sama halnya saat berlatih kamae, posisi kamae (secara fisik) akan membuat hati Anda ikut ber-kamae, dan sebaliknya hati yang "kamae" akan terpancar dalam postur fisik Anda.


__________

Itulah dia beberapa pelajaran yang saya dapatkan dari seorang Godai Yusuke, si Kamen Rider Kuuga.

Semoga bermanfaat bagi teman-teman pembaca semua. Chou-henshin!


Nama Anda
New Johny WussUpdated: 2:33 PM

0 komentar:

Post a Comment

Copyscape

Protected by Copyscape

Blog Archive

Powered by Blogger.

Paling Dilihat

CB