Pariwara

Followers

Kata-Kata Bijak dari Orang Bijak (yang Bukan Praktisi Beladiri) yang Bisa Diterapkan dalam Seni Beladiri

Posted by Yonatan Adi on 1:32 PM

Di beberapa postingan saya sebelumnya, saya pernah menulis (dan sedikit mengomentari) beberapa quote beladiri dari berbagai tokoh beladiri. Nah, di postingan kali ini, saya ingin membagikan kepada Anda, pembaca setia Goblog, tujuh kutipan bijak dari beberapa orang bijak yang bukan praktisi beladiri.

Tetapi menariknya, kutipan-kutipan tersebut ternyata sangat klop apabila diterapkan ke dalam seni beladiri.

Gambar dari pixabay.com
Langsung saja disimak.

#1. "Strengh does not come from physical capacity. It comes from an indomitable will" ~ Mahatma Gandhi

Banyak orang beranggapan kalau kekuatan itu berasal dari tubuh dan otot yang kuat, tetapi sebenarnya kekuatan berasal dari hati (baca: mental, niat) yang kuat. Dalam seni beladiri misalnya, percuma saja Anda mempunyai tubuh yang kuat dan atau menguasai banyak teknik beladiri tetapi mental Anda lemah.

Seperti yang dikatakan oleh Funakoshi Gichin dalam Niju-kun: "Mentality over technique", mental jauh lebih penting daripada teknik beladiri, karena itu seni beladiri tidak hanya mengajarkan teknik-teknik beladiri (dan membangun tubuh yang kuat saat melakukannya) saja, tetapi juga melatih mental yang gigih dan kuat.

#2. "Don't hit at all if it is honorably possible to avoid hitting, but never hit softly" ~ Theodore Roosevelt

Meskipun seni beladiri mengajarkan teknik-teknik untuk "berkelahi", seni beladiri tidak pernah mengajarkan praktisinya untuk menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah. Justru sebaliknya, para praktisi beladiri (yang moralnya terdidik dengan baik) akan mengutamakan jalan damai untuk menyelesaikan masalah. Tetapi apabila keadaan sangat membutuhkan (dan sangat terpaksa), seorang praktisi beladiri tidak akan segan-segan menggunakan ilmu beladirinya.

Nagamine Shoshin (1907-1997), ketika ditanyai tentang definisi dari seorang karateka menjawab: "Oni te, hotoke kokoro" yang dalam bahasa Indonesia berarti "bertangan iblis namun berhati malaikat". Wihh...

#3. "A superior man is modest in his speech, but exceeds in his actions" ~ Confucius

Seperti halnya ilmu padi yang makin berisi makin merunduk, semakin ahli seseorang dalam suatu seni beladiri, orang tersebut akan semakin terlihat seperti orang biasa, "ora ngawaki" kalau orang jawa bilang. Akan tetapi kalau keadaan membutuhkan, orang tersebut-lah yang akan bertindak pertama kali.

#4. "We are what we repeatedly do. Excellence then is not an act, but a habit" ~ Aristotle

Repetisi...

Repetisi atau pengulangan tidak hanya penting dalam seni beladiri, tetapi juga di hampir semua bidang kehidupan. Satu dari banyak hal yang membutuhkan pengulangan dalam seni beladiri adalah kihon/ latihan dasar. Dengan berlatih kihon secara berulang-ulang, tubuh akan menghafal dan terbiasa dengan gerakan-gerakan tersebut sehingga akan bereaksi secara otomatis dan alami pada saat dibutuhkan.

Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa senpai/ sensei Anda bisa menguasai teknik maupun jurus-jurus beladiri yang terlihat "hebat" di mata Anda? Kihon-lah jawabannya.

Saya ngga perlu mengingatkan bahwa semua teknik serta gerakan jurus beladiri adalah pengembangan dan atau gabungan dari gerakan-gerakan kihon bukan?

#5. "Where there is only a choice between cowardice and violence, I would advise violence" ~ Mohandas Gandhi

Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Mohandas Gandhi ini memang cukup mengejutkan. Seperti yang kita semua tahu, Mohandas Gandhi adalah seorang politikus dan pemimpin spiritual India yang berperan penting dalam kemerdekaan India. Beliau adalah seorang aktivis yang anti dengan kekerasan dan berjuang memerdekakan negaranya melalui aksi damai. Akan tetapi, Mohandas Gandhi bukanlah seorang pengecut.

Sama halnya dengan seorang praktisi beladiri, kalau boleh memilih, mereka tentu saja akan memilih jalan damai. Tetapi jika harus memilih antara menjadi seorang pengecut atau melawan dengan kekerasan, mereka akan memilih untuk melawan dengan kekerasan.

#6. "Should you desire the great tranquility, prepare to sweat" ~ Hakuin

Dalam artikel saya sebelumnya, saya sudah sedikit menjelaskan bahwa meditasi dan seni beladiri mempunyai tujuan yang sama yaitu menyatukan tubuh, jiwa, dan pikiran. Tetapi bukan itu saja, saat Anda bermeditasi, selain berlatih untuk menyatukan ketiga hal tersebut, Anda juga akan mendapatkan ketenangan pikiran.

Hal yang sama bisa Anda dapatkan dalam latihan seni beladiri, karena sibuk berlatih sebuah teknik atau jurus, Anda akan bisa melupakan untuk sementara masalah-masalah Anda "diluar sana".

#7. "Seek not to follow in the footsteps of men of old; seek what they sought" ~ Matsu Basho

Kalau bicara tentang tradisi, seni beladiri adalah gudangnya tradisi. Banyak sekali tradisi "kuno" yang tetap dipertahankan dalam latihan maupun ajaran seni beladiri. Beberapa diantaranya adalah melatih tendangan dengan cara menendang pohon pisang atau pohon bambu; atau melatih pukulan dengan cara memukul makiwara.

Tujuan para master beladiri jaman dulu melakukan hal tersebut (menendang pohon bambu ataupun memukul makiwara) adalah untuk memperkuat teknik tendangan ataupun pukulan mereka.

Berlatih dengan sansak mempunyai tujuan yang sama yaitu memperkuat teknik tendangan dan atau pukulan (dengan resiko cedera yang lebih kecil).

Apakah berlatih dengan sansak berarti melanggar tradisi? Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana seandainya para ahli beladiri jaman dulu hidup di jaman sekarang? Apakah mereka tetap akan melatih tendangan dengan cara menendang pohon bambu ataupun melatih pukulan dengan memukul makiwara dengan segala resiko cedera (sementara sudah ada sansak yang jelas lebih aman)? Jawabannya kemungkinan besar adalah tidak.

Tradisi bukan berarti mengikuti mentah-mentah apa yang dilakukan oleh leluhur kita. Mencari tahu apa yang menjadi tujuan dari leluhur kita saat melakukan suatu hal untuk kemudian mengubah cara melakukannya tetapi tetap untuk mencapai tujuan yang sama... itulah tradisi.  


Nama Anda
New Johny WussUpdated: 1:32 PM

0 komentar:

Post a Comment

Copyscape

Protected by Copyscape

Blog Archive

Powered by Blogger.

Paling Dilihat

CB